Komplikasi dan Prognosis Artritis Reumatoid Juvenil Pada Anak

Artritis Reumatoid Juvenil (ARJ) adalah salah satu penyakit Reumatoid yang paling sering pada anak, dan merupakan kelainan yang paling sering menyebabkan kecacatan. Ditandai dengan kelainan karakteristik yaitu sinovitis idiopatik dari sendi kecil, disertai dengan pembengkakan dan efusi sendi. Ada 3 tipe ARJ menurut awal penyakitnya yaitu: oligoartritis (pauciarticular disease), poliartritis dan sistemik. Penyakit reumatik merupakan sekelompok penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit jaringan ikat. Menurut kriteria American Rheumatism Association (ARA) artritis reumatoid juvenil (ARJ) merupakan penyakit reumatik yang termasuk ke dalam kelompok penyakit jaringan ikat yang terdiri lagi dari beberapa penyakit.wp-1465510253946.jpg

Penyakit reumatik merupakan sekelompok penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai penyakit jaringan ikat. Kelompok ini terdiri dari berbagai penyakit yang sangat banyak jumlah dan jenisnya yang ditandai dengan artritis sendi yang mempunyai penampilan klinis dan penyebab yang berbeda. Penyakit ini juga berhubungan dengan respon spesifik tubuh yang didasari oleh patogenesis imunoinflamatorius, kemungkinan diaktivasi oleh kontak dengan antigen. Oleh karena itu dirasa perlu untuk membuat klasifikasi serta penggolongan yang mungkin dapat mempermudah pembahasannya. Tetapi karena sebagian besar etiologi dan patogenesisnya tidak diketahui maka klasifikasi tersebut dibuat hanya atas dasar manifestasi klinis. Walaupun tidak memuaskan namun cara tersebut masih dapat dipakai untuk pembahasan kategori diagnosis, terapi, dan prognosis setiap penyakit.

KOMPLIKASI

  • Komplikasi ARJ terpenting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat penutupan epifisis dini seperti yang sering terjadi pada mandibula, metakarpal, dan metatarsal. Kelainan tulang dan sendi lain dapat pula terjadi seperti angkilosis, luksasi, atau fraktur. Komplikasi ini biasanya berhubungan dengan berat dan lamanya sakit, tetapi dapat pula akibat efek pengobatan steroid. Adanya nyeri abdomen yang berhubungan dengan ulkus atau gastritis, hepatotoksik atau nefrotoksik menandakan perlunya pemeriksaan laboratorium rutin. Kadang dapat juga terjadi vaskulitis atau ensefalitis pada ARJ. Amiloidosis sekunder jarang terjadi, tetapi dapat memberikan akibat lanjut yang berat sampai gagal ginjal.
  • Selain komplikasi di atas, artritis tipe onset sistemik mempunyai komplikasi berupa anemia hemolitik dan perikarditis. Oligoartritis mempunyai komplikasi uveitis yang sering asimtomatik. Komplikasi lainnya yang cukup penting adalah masalah psikologi anak akibat penyakit ini, seperti depresi, ansietas dan masalah di sekolah.

PROGNOSIS

  • Sebagian besar penderita ARJ (70-90%) sembuh tanpa kecacatan yang berarti, hanya 10% diantaranya yang membawa cacat sampai dewasa. Sebagian kecil sekali akan kambuh menjadi bentuk artritis reumatoid dewasa. Pada umumnya prognosis ARJ dapat diperkirakan dari pola klinis tipe onset penyakitnya. Walaupun pada awal perjalanan penyakit masih sukar diduga, tetapi dari tipe onset penyakit serta perjalanan gambaran klinis, prognosisnya dapat diperkirakan
  • Beberapa gambaran klinis yang dapat dijadikan sebagai petunjuk prognosis ARJ yang kurang baik adalah tipe onset sistemik atau poliartritis, uveitis kronik, erosi sendi, fase aktif yang berlangsung lama, nodul reumatoid, dan ditemukannya faktor reumatoid pada pemeriksaan laboratorium. Angka kematian yang terjadi kemudian pada JRA sedikit rendah (2-4%) dan seringkali dihubungkan dengan gagal ginjal akibat amiloidosis, serta infeksi ataupun disertai perkembangan penyakit reumatik lainnya, seperti lupus eritematosus sistemik dengan kadar ANA yang sangat tinggi.

 

Hubungan antara tipe onset penyakit, gambaran klinis, dan prognosis ARJ

Tipe Onset Sub Tipe Klinis Prognosis
Poliartritis RF +

 

 

 

 

 

ANA +

 

Seronegatif

Wanita

Usia lebih tua

Tangan/pergelangan

Erosi sendi

Nodul

Non remisi

Wanita

Usia muda

Buruk

 

 

 

 

 

Baik

 

Bervariasi

 

Oligoartritis ANA +

 

 

RF +

 

 

HLA-B27 +

Seronegatif

Wanita

Usia muda

Uveitis kronik

Poliartritis

Erosi

Non remisi

Laki-laki

Sangat baik

(kecuali mata)

 

Buruk

 

 

Baik

Baik

 

Sistemik Oligoartritis

Poliartritis

 

Erosi

Baik

Buruk

(Dikutip dengan modifikasi dari JT Cassidy dan RE Petty, 1990)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s